Aku hanya ingin menulis tentang dirinya yang kata sebagian besar orang bersembunyi dibalik ungunya kearifan
Kawan, penahkah terbersit dihatimu bahwa dia tak jauh darimu,
bahwa dia tak pernah bersembunyi, karna tak ada benda atau mahluk apapun yang bisa menutupinya.
Kawan, Pernahkah kau berfikir tentang ucapanmu yang katanya kau tak bisa melihatnya?
Kawan, sadarkah kau ketika kau kesulitan untuk melihatnya itu bukan karena dia tertutup sesuatu melainkan engkaulah yang sengaja mencari penutup atas dirimu terhadapnya.
Ketika ku tuliskan ini ingatanku terlempar jauh ke masa dimana aku baru mengenal tentang bermacam warna,berbagai bentuk isi dunia, Dan ketika itu aku terduduk dihadapan ayah yang sedang bertanya kepadaku. "
anakku, jika aku kelak tiada, masihkah kau menyembahnya?"
Aku hanya terdiam karna aku tak yakin bahwa kelak keyakinan dan kepercayaanku akan tetap seperti ketika berada dihadapan ayahku.
Dan selama itu pula aku berusaha mencari dan memahami tentang apa yang aku yakini dan percayai, hingga suatu saat aku menemukannya.
kawan, taukah kau apa yamg aku rasakan saat pertama kali menjumpainya???
Kawan, taukah kau bahwa saat berjumpa dengannya hanya rasa malu dan malu yang aku rasakan.
Malu karna selama ini aku selalu berprasangka,
Malu karna selama ini aku hanya menduga,
Malu karna selama ini aku sering menduakanya,
Malu karna selama ini aku sering menyianyiakannya.
Kawan, taukah kau perasaanku saat ini? AKU HANYA INGIN BERSAMANYA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar